Synbak menggunakan beberapa metode untuk menjalankan backup, antara lain:
- RSync over ssh, rsync daemon, smb dan cifs protocols
- Tar archives (tar, tar.gz dan tar.bz2)
- Tape devices
- LDAP databases
- MySQL databases
- Oracle databases
- CD-RW/DVD-RW
Kehebatan lainnya, setelah mem-backup synbak akan menghasilkan report berupa :
- html
- RSS feeds
Instalasi synbak
Sebelumnya kita harus mengunduh source synbak di : http://www.initzero.it/portal/en/products/opensource/synbak/download
masuklah ke direktori hasil download source synbak dan jangan lupa untuk login sebagai root. berikut ini perintah yang dijalankan di konsole :
# tar zxvf synbak-1.0.11.tar.gz -C /usr/src/
masuklah ke direktori hasil extrak synbak dan kemudian di install
# cd /usr/src/synbak-1.0.11/
# ./configure
# make
# make install
/home/admin/.synbak/tar/webserver.conf
jika dengan metode rsync :
/home/admin/.synbak/rsync/webserver.conf
jika dengan metode mysql( untuk backup database MySQL) :
/home/admin/.synbak/mysql/webserver.conf
Jika kita menjalankannya sebagai user root dengan metode rsync untuk membackup sistem/komputer dengan nama www maka synbak akan menggunkana file konfigurasi:
/root/.synbak/rsync/www.conf
Sebagai contoh disini kita login sebagi user root, sebagai persiapannya kita terlebih dahulu membuat direktori yang diperlukan untuk tempat file konfigurasi.
# cd ~
# mkdir .synbak
# cd .synbak
# pwd
/root/.synbak
# mkdir tar mysql rsync
dengan direktori yang akan dibackup : /etc/squid
direktori penampung hasil backup : /backup/squid-conf
metode : tar
report : html
maka harus dibuat file configurasi lok_etc_squid.conf di direktori /root/.synbak/tar/, agar lebih mempermudah kita dapat menggunakan contoh file konfigurasi bawaan synbak sebagai acuan ([direktori-hasil-ekstrak-synbak]/examples/example.conf).
# mkdir -p /backup/squid-conf <-- membuat direktori untuk menampung hasil backup
# cd ~/.synbak/tar
# cp /usr/src/synbak-1.0.11/examples/example.conf lok_etc_squid.conf
# pico lok_etc_squid.conf
kemudian editlah file tersebut dan sesuaikan seperti pada baris-baris di bawah ini:
#@@ mandatory backup fields
backup_source = /etc/squid
backup_destination = /backup/squid
#@@ email output reporting
#report_email = no
#report_email_on_errors = yes
#report_email_rcpt = support@initzero.it
#@@ html/rss output reporting
report_html = yes
report_html_on_errors = yes
report_html_destination = /var/www/html/admin/log/backup
report_html_uri = http://localhost/admin/log/backup
report_html_logo = yes
report_html_logo_image =
report_html_logo_link = http://www.initzero.it
Perhatian:
pastikan direktori untuk report_html_destination(/var/www/html/admin/log/backup) ada dan user yang menjalankan synbak mempunyai akses untuk menulis ke direktori tersebut.
setelah disimpan kita sudah bisa melakukan backup dengan perintah :
# synbak -s lok_etc_squid -m tar -M gz
Catatan:
maksud perintah diatas adalah memrintahkan synbak untuk membackup sistem yang bernama lok_etc_squid(-slok_etc_squid) dengan metode tar(-m tar) dan dengan hasil backup yang di kompres(-M gz) dimana hasil dari backup akan berupa file dengan ekstensi tar.gz. Jika kita ingin hasil dari backup berupa file kompresi bz2 maka bisa menggunkan opsi -M bz2. Untuk metode tar terdapat 3 opsi yaitu tar, gz dan bz2.
Ketika dalam proses backup synbak juga menghasilkan report yang ditampilkan pada layar sehingga jika ada error/kegagalan dapat diketahui.
Menggunakan metode rsync untuk remote backup via ssh
Setelah konfigurasi ssh dengan autentifikasi key sudah dibuat selanjutnya membuat file konfigurasinya, berikut langkah-langkahnya :
# mkdir /backup/www
# cd ~/.synbak/rsync
# cp /usr/src/synbak-1.0.11/examples/example.conf www.conf
kemudian editlah file tersebut dan sesuaikan seperti pada baris-baris di bawah ini:
#@@ mandatory backup fields
backup_source = /var/www/htdocs
backup_destination = /backup/www
#@@ remote backup
backup_remote_uri = ssh://root@192.168.10.7
#@@ email output reporting
#report_email = no
#report_email_on_errors = yes
#report_email_rcpt = support@initzero.it
#@@ html/rss output reporting
report_html = yes
report_html_on_errors = yes
report_html_destination = /var/www/html/admin/log/backup
report_html_uri = http://localhost/admin/log/backup
report_html_logo = yes
report_html_logo_image =
report_html_logo_link = http://www.initzero.it
setelah disimpan kita sudah bisa melakukan backup dengan perintah :
# synbak -s www -m rsync
Membackup database MySQL
Berikut contoh backup database MySQL dengan menggunakan metode mysql, misal database yang akan di backup berada di mesin lokal yang diberi nama lok_mysql dan hasil backup di tempatkan di direktori /backup/mysql.
# mkdir /backup/mysql
# cd ~/.synbak/mysql
# cp /usr/src/synbak-1.0.11/examples/example.conf lok_mysql.conf
kemudian editlah file tersebut dan sesuaikan seperti pada baris-baris di bawah ini:
#@@ mandatory backup fields
#backup_source = /
backup_destination = /backup/mysql
#@@ remote backup
backup_remote_uri = mysql://user:password@localhost
#@@ email output reporting
#report_email = no
#report_email_on_errors = yes
#report_email_rcpt = support@initzero.it
#@@ html/rss output reporting
report_html = yes
report_html_on_errors = yes
report_html_destination = /var/www/html/admin/log/backup
report_html_uri = http://localhost/admin/log/backup
report_html_logo = yes
report_html_logo_image =
report_html_logo_link = http://www.initzero.it
Perhatian:
pada baris backup_remote_uri = mysql://user:password@localhost, sesuaikan dengan user dan password database MySQL.
setelah disimpan kita sudah bisa melakukan backup dengan perintah :
# synbak -s lok_mysql -m mysql
Hasil backup dengan metode diatas berupa mysql dump yang dikompress dengan format bzip2.
Penjadwalan backup
Jika ingin menjalankan backup secara berkala kita dapat menggunakan cron sehingga kita tidak perlu report menjalankan setiap peride tertentu. Untuk melakukan penjadwalan dengan cron dapat anda lihat di sini. http://www.scrounge.org/linux/cron.html
Referensi
http://www.initzero.it/products/opensource/synbak/
http://www.linux.com/feature/120062






